Kisah Bon Jovi bermula dari daerah
Sayreville,
New Jersey. Ketika itu
Jon Bon Jovi (
vokalis dan gitaris Bon Jovi) dan kedua saudaranya diangkat oleh Carol dan John Bongiovi. Sejak umur 10, Jon kecil sering ke klub lokal. Ia yakin suatu hari ia akan menjadi bintang
rock.
Panggungnya sangat dekat dengan rumah Jon. Saat berusia 16 tahun, Jon bermain dari satu klub ke klub lainnya. Namun, tak perlu waktu lama untuk menggaet
David Bryan (
keyboardis Bon Jovi). Bryan memainkan lagu-lagu
R&B, dan bandnya adalah
Atlantic City Expressway. Jon juga bermain bersama
The Rest,
The Lechers, dan
John Bongiovi And The Wild Ones. Sementara itu,
Richie Sambora (
gitaris Bon Jovi) bergabung dalam band
Extreme, band dengan sedikit sentuhan
funk dan
fusion outfit, sebelum menggaet
Alec John Such (mantan
bassis Bon Jovi) ke dalam
band bernama
The Message. Setelah The Message pecah, Alec bergabung bersama
Tico Torres (
drummer Bon Jovi) dalam
Phantom's Opera. Namun formasi inti Bon Jovi belum terbentuk sampai
Maret 1983. Pada suatu saat yang tepat, tempat yang tepat, dan orang yang tepat, Jon bekerja sebagai
penyapu lantai pada sebuah
studio rekaman. Jon telah menulis
Runaway, dan dengan back-up orang studio yang disewa sepupu Jon,
Tony Bongiovi, Jon merekam
Runaway. 5 orang yang membantu Jon merekam
Runaway adalah :
Dave "The Snake" Sabo (
gitaris),
Tim Pierce (
gitaris),
Hugh McDonald (
bassis),
Roy Bittan - (
keyboardis), dan
Frankie LaRocha - (
drummer). Stasiun
radio lokal memperkenalkan
Runaway pada
pita kompilasi. Segera lagu itu sering diputar di radio karena diminta pendengarnya. Kesuksesan dari
Runaway membuat Jon berfikir, ia harus punya personil inti jika ingin sukses dengan melakukan perjalanan antar
klub untuk mendukung singelnya itu. Mulanya, Jon menarik Alec dan Tico, lalu David Bryan (sebelumnya sudah masuk), lalu gitaris
Dave "The Snake" Sabo, yang kemudian masuk ke
Skid Row, dan akhirnya, Dave diganti oleh Richie. Mereka memulai pertunjukan di
New York. Band ini akhirnya bergabung dengan perusahaan rekaman
Derek Shulman dengan
PolyGram-nya. Band ini mulanya bernama
Victor,
John Lightening,
Jon Bongiovi's, dan akhirnya berubah nama menjadi
Bon Jovi.
Album pertama mereka dinamai sesuai nama band mereka, yaitu
Bon Jovi.
Album ini dirilis tanggal
21 Januari 1984. Ciri khas Bon Jovi adalah musik
rock ballad, memberikan
tune-tune dan mendahulukan
riff-riff
gitar serta menciptakan
melodi yang baik. Hasilnya album ini meraih
gold karena berhasil terjual sebanyak 500 ribu keping. Album yang terasa berat dan penuh penjiwaan ini bercerita tentang bagaimana menjadi seorang anak
remaja. Album ini menelurkan 2 hit, yaitu
Runaway dan
She Don't Know Me. Pada tahun
1985, Bon Jovi merilis album
7800° Fahrenheit, yang terjual kurang lebih sama seperti album sebelumnya. Album ini memperkenalkan hit singles berjudul
Hardest Part Is The Night,
Only Lonely,
Tokyo Road, dan
Silent Night. Setahun kemudian, lagi-lagi Bon Jovi mengeluarkan album. Kali ini berjudul
Slippery When Wet, yang menghasilkan hits
Livin' On A Prayer dan
Wanted Dead Or Alive. Album ini telah terjual sebanyak 26 juta copies di seluruh dunia sampai sekarang. Album
Slippery When Wet menduduki tangga album teratas di
Amerika Serikat. Tahun 1988, Bon Jovi kembali dengan album berjudul
New Jersey. Album ini mencetak singles
Lay Your Hands On Me,
Bad Medicine,
I'll Be There For You, dan
Born To Be My Baby. Album ini juga meraih peringkat album teratas di
Amerika Serikat.
Prestasi sama juga ditorehkan di
Inggris. Album ini sudah terjual sebanyak 18 juta keping.
Selama 6 tahun Bon Jovi tidak merilis album. Tidak heran kalau berkembang rumor bahwa Bon Jovi sudah bubar. Lagipula,
vokalis sekaligus
gitaris Bon Jovi,
Jon Bon Jovi, memiliki proyek solo yaitu album
Blaze Of Glory yang merupakan
sountrack film
Young Guns II, yang berhasil meraih predikat "
The Best Sountrack Album". Album ini berhasil menghasilkan hits
Blaze Of Glory. Untuk menuntaskan
rumor itu, pada tahun
1992, Bon Jovi mengeluarkan album yang kali ini diberi tajuk
Keep The Faith. Album ini mencetak hits berjudul
Keep The Faith,
In These Arms,
Dry Country, dan
Bed Of Roses. Peringkat no.1 tangga album di Inggris berhasil diraih album ini. 2 tahun kemudian, Bon Jovi merilis album
Cross Road. Materi album ini adalah lagu-
lagu hits dari tahun 1984-1992 ditambah 2 lagu baru, yaitu
Always dan
Someday I'll Be Saturday Night. Track 10 dirilis berbeda-beda di beberapa
wilayah. Di
Jepang Track 10 adalah
Tokyo Road dari album
7800° Fahrenheit. Di
Amerika Serikat, ada
Prayer'94 (remix dari lagu
Livin' On A Prayer dalam album
Slippery When Wet). Di negara-negara lain adalah
In These Arms (
Keep The Faith). Album ini juga meraih peringkat album nomor wahid di Inggris. Pada bulan
Juli 1995, Bon Jovi kembali dengan album
These Days. Lagi-lagi album ini laris-manis karena hits berjudul
This Ain't A Love Song dan
Lie To Me. Namun, posisi sang pencabik bas,
Alec John Such, diganti oleh
Hugh McDonald (anggota tidak resmi) karena ketergantungan kepada obat terlarang. Album ini juga berhasil menduduki tangga album teratas di Inggris. Pada tahun 1997,
Jon Bon Jovi mengeluarkan
album solo keduanya yang berjudul
Destination Anywhere.
Setelah 3 tahun
vakum, Bon Jovi kembali pada tahun
2000 dengan album
Crush. Album ini meledak di seluruh dunia dengan hitsnya yaitu
It's My Life,
Thank You For Loving Me,
Next 100 Years,
One Wild Night,
Just Older. Album ini terjual
15 juta keping di seluruh dunia dan meraih peringkat tangga album teratas di
Inggris. Tahun
2002, Bon Jovi merilis album
Bounce yang berhasil mempopulerkan hits
Everyday,
Misunderstood, dan
All About Lovin' You. Album ini nuansa
rocknya tidak terlalu pelan, juga tidak terlalu keras. Pada
November 2003, Bon Jovi merilis album
This Left Feels Right. Materinya adalah lagu-lagu lama yang di
aransemen ulang dari tahun
1984-
2002. Pada
September 2005, mereka merilis album
Have A Nice Day. Hitsnya adalah
Have A Nice Day,
Last Cigarette,
I Want To Be Loved,
Welcome To Wherever You Are,
I Am, dan
Who Says You Can't Go Home. Pada pekan pertama, album
Have A Nice Day terjual sebanyak 202 ribu keping. Lagu
Who Says You Can't Go Home meraih penghargaan
Grammy, yaitu "
The Best Country Collaboration With Vocal". Bon Jovi kembali membuat album terbaru pada tahun 2007, yang berjudul
Lost Highway. Hitsnya adalah
(You Want To) Make A Memory. Walaupun enak didengar, hanya satu lagu yang melodinya kuat, yaitu
Til We Ain't Strangers Anymore. Lagu lainnya berunsur
rock yang ditambah dengan musik
country di sana-sini. Nuansa rock dalam album ini serba tanggung, karena tidak terlalu keras, juga tidak terlalu pelan. Dalam album ini, Bon Jovi berkolaborasi dengan 2 musisi country, yaitu
Big & Rich dan
Le-Ann Rimes. Album ini mencatat prestasi penjualan
album Bon Jovi terbanyak dalam sepekan yang berjumlah 292 ribu.
0 komentar:
Posting Komentar